Pebalap-pebalap muda binaan Astra Honda kembali menunjukkan kemampuan terbaik mereka dengan meraih hasil impresif di kompetisi balap internasional maupun nasional. Pada ajang balap di Sepang, Malaysia, dua murid Astra Honda Racing School (AHRS) — Bintang Pranata Sukma dan Abimanyu Bintang Fermadi — sukses menduduki podium pada putaran kelima Honda Thailand Talent Cup (TTC) 2025.
Di tanah air, pebalap Astra Honda Racing Team (AHRT), Arsenio Algifari, juga mencatat prestasi membanggakan di Kejurnas Motocross 2025, setelah berhasil mengamankan posisi kedua kelas MX2 pada seri penutup di Sirkuit Bantir, Sumowono, Jawa Tengah.
Pada balapan pertama TTC, Bintang yang start dari grid terdepan langsung bersaing ketat dengan Abimanyu yang memulai dari posisi ketiga. Keduanya saling menyalip hingga lap terakhir. Meski Bintang melakukan sedikit kesalahan di akhir balapan, ia tetap mengamankan podium ketiga, sementara Abimanyu berhasil finis kedua dengan jarak waktu yang sangat tipis dari pemimpin lomba.
Di race kedua, Bintang kembali melesat sejak awal dan mempertahankan laju cepatnya hingga garis finis. Abimanyu tampil luar biasa dengan merangsek dari posisi kesepuluh menuju posisi kedua, hanya terpaut selisih waktu yang sangat tipis dari Bintang.
Hasil ini membuat keduanya semakin kokoh di klasemen sementara: Bintang kini berada di posisi ketiga dengan total 115 poin, sedangkan Abimanyu menempati posisi keenam dengan 92 poin. Seri terakhir TTC 2025 akan berlangsung di Buriram, Thailand pada akhir November.
Sementara itu, di Kejurnas Motocross, Arsenio memperlihatkan konsistensi performa di dua babak lomba. Pada race pertama, ia langsung menempati posisi kedua sejak tikungan pertama dan mempertahankannya hingga akhir. Balapan kedua pun ia tuntaskan dengan hasil serupa, membuatnya mengumpulkan total 368 poin dan menutup musim sebagai runner-up nasional MX2 2025.
Pihak manajemen Astra Honda menyampaikan apresiasi atas pencapaian para pebalap muda ini. Menurut mereka, hasil gemilang yang diraih di tingkat internasional dan nasional menjadi bukti nyata bahwa sistem pembinaan berjenjang yang diterapkan telah berjalan efektif serta mampu melahirkan talenta balap berkualitas. Prestasi ini diharapkan mampu memotivasi para bibit muda Tanah Air untuk terus mengembangkan potensi mereka di dunia balap motor.
